Rabu, 10 Juni 2015

Senja sore ini mengingatkanku



Ucapan bisa lebih tajam dari pedang!
Yah seperti itulah kenyataanya bahwa  luka sabetan  pedang bisa diobati dengan segera sedangkan luka akibat ucapan justru menjadi dendam dan menolak hilang.

Teringat penggalan kisah lama yang masih terasa hingga senja sore ini. aku bertemu orang  itu. orang yang banyak bicara namun dia tidak gila. setiap kata yang keluar darinya terasa menusuk-nusuk di dada.  sukakah dia berkata-kata yang menyakitkan orang? taukah dia kata-kata nya itu begitu menyakitkan? lupakah dia tentang cara berkata yang menyejukkan jiwa? ataukah dia tak mengetahuinya bahwa kata-kata yang menyakitkan hanya menyuburkan kebencian sedangkan kata yang mendamaikan membuat orang lain tenang. Di usianya yang  menjelang senja kata-kata nya tak jua bijaksana. Sudah  banyak  yang  tersakiti hingga hari ini dan entah  kapan itu akan berhenti.

Namun senja ini mengingatkanku, mengingatkan untuk belajar  tidak jadi sepertimu.
Bahwa  lisan/ucapan harus dijaga
Bahwa luka akibat ucapan akan menjadi dendam
Bahwa kata-kata yang menyejukkan lebih dibutuhkan dari pada umpatan.
Bahwa semakin senja kita harus makin bijaksana.


Selamat sore sayang... ayo pulang....


11 juni 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar